//
you're reading...
Rehat

Anak Laki-Laki


Mu’awiyyah berkata kepada al-Ahnaf bin Qais, ‘Wahai Abu Bahar – panggilan Ahnaf – apa pendapatmu tentang anak laki-laki?’ Ia menjawab, ‘Wahai Amirul Mukminin, anak laki-laki itu adalah buah hati dan tulang punggung kita. Bagi mereka kita adalah bumi yang menghampar dan langit yang memberi keteduhan. Jika mereka meminta, maka berilah dan jika marah, maka bujuklah. Niscaya mereka memberi cinta kasih dan bergegas memberi pengabdian mereka. Janganlah bersikap keras terhadap mereka agar mereka tidak jenuh hidup bersamamu dan menginginkan kematianmu.’

Mendengar petuah Ahnaf, Mua’awwiyah berkata, ‘Demi Allah, engkau telah mengetuk hatiku. Sesungguhnya aku sering sekali marah terhadap putraku, Yazid. Ia yang telah lepas dari hatiku, kini telah engkau rekatkan kembali pada hatiku.’ [Dari Alfu Qshshatin wa Qishshatin oleh Hani al-Hajj].

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: