//
you're reading...
Manhaj

Tanda-Tanda Tukang Sihir


Soal:

Apakah perbedaan antara tukang sihir dan dukun itu? adakah tanda-tanda khusus yang dimiliki oleh tukang sihir sehingga kita dapat mengetahui bahwa itu adalah tukang sihir?

Jawab:

Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah berkata, ‘Sihir ialah buhul, mantra, dan perkataan yang diucapkan atau ditulis atau dibuat sesuatu yang berpengaruh pada jasad orang yang disihir atau pada hati dan akalnya tanpa menyentuhnya secara langsung. Sihir adalah sesuatu yang memang bisa terjadi, di antaranya ada yang sampai menimbulkan kematian, sakit, menghalangi seorang suami untuk menggauli isterinya, menceraikan seseorang dari isterinya, menimbulkan kebencian atau rasa cinta antara dua orang, dan lain sebagainya.’ [al-Mughni 10/104]. Sebagian ulama salaf berpendapat bahwa tukang sihir adalah kafir dan belajar sihir adalah haram.
Sedang definisi dukun adalah orang yang memberitahukan tentang perkara-perkara ghaib yang akan terjadi di masa datang atau yang memberitahukan tentang perkara-perkara yang tersimpan dalam hati seseorang. Dan berita-berita ghaib itu bersumber dari syaithan-syaithan. Hal ini merupakan bentuk kemusyrikan, karena adanya taqarrub (mendekatkan diri) kepada selain Allah Ta’ala.
Jika dua definisi di atas telah jelas, maka berikut cara mengetahui seseorang itu sebagai tukang sihir atau bukan.

 

Tanda-tanda Pengenal Seorang Tukang Sihir
Asy-Syaikh Wahid Abdus Salam Bali dalam kitabnya Ash-Sharimul Battar fi at-Tashaddy lis Saharati al-Asyrari atau dalam edisi terjemahnya Sihir dan Cara Pengobatannya Secara Islam hal. 59 berkata, ‘Apabila Anda temukan salah satu tanda dari tanda-tanda berikut ini pada salah seorang pengobat, maka tidak diragukan lagi bahwa dia adalah tukang sihir.’ Tanda-tanda itu ialah :
1) Bertanya kepada penderita tentang namanya dan nama ibunya.
2) Mengambil salah satu benda bekas pakai penderita (seperti kain, peci, saputangan, dan lain      sebagainya).
3) Kadang-kadang meminta binatang dengan sifat-sifat tertentu untuk dipotong dengan tidak menyebut nama Allah atasnya; kadang-kadang juga mengoleskan darahnya ke bagian tubuh yang sakit atau melemparkannya ke tempat sepi.
4) Menulis jimat-jimat tertentu.
5) Membaca mantra dan jimat yang tidak dipahami.
6) Memberi ‘hijab’ (semacam kerudung) yang mengandung segi empat di dalamnya ada beberapa huruf atau nomor.
7) Memerintahkan penderita agar menghindari orang (‘uzlah) selama masa tertentu di kamar yang tidak kemasukan sinar matahari. Orang awwam menamakannya ‘Hijbah’ (nyepi).
8) Kadang-kadang meminta kepada penderita agar tidak menyentuh air selama masa tertentu, biasanya selama empat puluh hari. Tanda ini menunjukkan bahwa jin yang melayani tukang sihir tersebut beragama Nashrani.
9) Memberi penderita benda-benda yang harus ditanam di tanah.
10) Memberi penderita beberapa kertas untuk dibakar dan berasap dengannya.
11) Berkomat-kamit membaca sesuatu yang tidak dipahami.
12) Kadang-kadang tukang sihir memberitahukan kepada penderita tentang namanya, nama negeri asalnya, dan persoalan yang akan ditanyakan.
13) Menuliskan kepada penderita huruf-huruf potongan di kertas atau di piring dari tembikar berwarna putih dan memerintahkan penderita agar melarutkannya dan meminumnya.

Setelah menuliskan point-point ini, asy-Syaikh memberikan peringatan, ‘Jika Anda sudah tahu bahwa seseorang adalah tukang sihir, maka janganlah Anda pergi kepadanya. Jika Anda masih juga pergi, maka Anda akan terkena sabda Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam, ‘Barangsiapa yang mendatangi seorang peramal (orang pintar) atau tukang tenun, kemudian membenarkan apa yang dikatakannya maka sesungguhnya dia telah kafir kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam.’ [HR. Ahmad II/429, al-Baihaqi VIII/135, dan al-Hakim I/8. Dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi].

Demikian definisi sihir dan tanda-tanda tukang sihir. Mudah-mudahan penjelasan ini bisa membuat saudara-saudara kita yang lainnya lebih berhati-hati. Wallahu A’lam.

 

Abu Halbas Muhammad Ayyub
Jember, Rabi’ul Akhir 1433 H.

Diskusi

3 thoughts on “Tanda-Tanda Tukang Sihir

  1. ust. bagaimana dengan hipnotis? hakekatnya apa?

    Posted by Muslim al-Asembagusy | Februari 27, 2012, 1:37 am
  2. afwn ustadz…kalo kyai yang kcenderungannya kyai NU yang memberikan kertas bertuliskan ayat2 al qur’an kemudian mencelupkan pd gelas berisi air trus menyuruh penderita meminumnya…apakah juga terkategori tukang sihir?
    Jazaakalloh khoyr

    Posted by Desi | Maret 21, 2012, 3:18 am
    • Tidak termasuk tukang sihir hanya saja cara pengobatan seperti itu adalah bid’ah yang sama sekali tidak ada dasarnya dalam syariat Islam, bahkan merupakan suatu bentuk penghinaan pada Al-Qur’an. Ia dilakukan oleh orang-orang yang berjiwa lemah yang mencari penghidupan duniawi melalui Al-Qur’an. Perbuatan mereka hanya merusak akal orang-orang yang sama berjiwa lemah dengannya, memalingkan dari jalan berobat yang benar, dan merubah sunnatullah dalam sebab dan musabab.

      Posted by bejanasunnah | Maret 22, 2012, 2:43 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: