//
you're reading...
Soal Jawab Ringkas

Beda Istighfar dan Taubat


Soal: Apa beda antara istighfar dan taubat?

 

Jawab: 

Taubat dalam bahasa Arab berarti kembali. Sedang menurut istilah syariat adalah meninggalkan dosa lantaran keburukannya, menyesal atas dosa yang terlanjur diperbuatnya, berazzam (bertekad) untuk tidak mengulanginya dan mengembalikan barang jika ada yang diambil secara dzalim atau meminta kerelaan dari pemiliknya.

Sedang istighfar adalah memohon ampunan. Yaitu memohon pengampunan setelah melihat buruknya kemaksiatan dan berpaling darinya. [al-Qamus al-Fiqhi oleh Sa’di Abu Habib hal. 50 dan 275].

 

Perbedaan Taubat dan Istighfar

Istighfar yang hakiki mencakup taubat, sebagaimana taubat yang hakiki juga mencakup istighfar, yang satu masuk ke dalam pengertian yang lain jika disebut sendiri-sendiri. Tapi jika keduanya disertakan dalam satu kalimat seperti firman Allah Ta’ala, ‘Dan mohonlah ampun (istighfar) kepada Rabb kalian, kemudian bertaubatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Rabb-ku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih.’ [QS. Hud : 90], maka makna istighfar di sini adalah memohon perlindungan dari akibat dosa yang lampau, sedangkan makna taubat adalah kembali dan memohon perlindungan dari akibat keburukan yang dikhawatirkan akan muncul di masa mendatang.

Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata, ‘Di sini ada dua jenis dosa, yaitu dosa yang telah lampau dan dosa yang dikhawatirkan akan muncul. Istighfar dari dosa yang telah lampau dan dosa yang telah lampau berarti memohon perlindungan dari akibatnya, sedangkan taubat dari dosa yang dikhawatirkan akan muncul merupakan tekad untuk tidak melakukannya. Maka kembali kepada Allah bisa dilakukan dengan dua cara: kembali kepada-Nya agar Dia melindunginya dari akibat dosa yang telah lampau, dan kembali kepada-Nya agar Dia melindungi-Nya dari akibat dosa yang akan datang dan keburukan amalnya. Di samping itu, istighfar termasuk masalah menghilangkan bahaya, sedangkan taubat termasuk usaha untuk memohon manfaat. Memohon ampunan (istighfar) artinya memohon agar Allah melindunginya dari akibat dosa, sedangkan taubat berarti usaha untuk mendapatkan apa yang disukai Allah setelah ada perlindungan ini. Masing-masing di antara istighfar dan taubat mempunyai keterkaitan dan cakupan jika disebutkan sendiri-sendiri.’

Demikian perbedaan antara istighfar dan taubat, mudah-mudahan ada kejelasan. Wallahu A’lam.

 

Abu Halbas Muhammad Ayyub

Jember 1433 H.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: