//
you're reading...
Fiqih

Mengenal Rokok Dari Nama Hingga Hukum


Soal: Sudilah kiranya ustadz menjelaskan tentang hukum rokok, agar saya dan teman-teman bisa meninggalkannya dengan ikhlash.

 

Jawab: Yang banyak diketahui oleh para perokok, bahwa rokok itu bersumber dari tembakau, merokok dapat menumbuhkan sikap percaya diri, rokok adalah teman setia kopi, merokok dapat menyebabkan batuk, membuat bibir hitam dan gigi menguning, merokok mengurangi jatah belanja istri, merokok adalah merupakan sikap sosial, dan yang terpenting bahwa merokok itu hukumnya makrûh.

 

Tampak, bahwa keuntungan dan kerugian merokok dalam pandangan para pecandu rokok adalah berimbang termasuk dalam hukum; tidak haram dan tidak mubah. Bahkan sebagian mereka mengunggulkan bahwa keuntungan merokok lebih besar daripada kerugiannya !?

 

Agar asumsi seperti ini tidak terwarisi dari satu generasi ke generasi berikutnya, di sini kami akan memperkenalkan kepada Anda secara khusus dan para pecandu rokok pada umumnya mengenai hakikat rokok yang sebenarnya. Sehingga Anda tidak memiliki alasan lagi untuk tidak berhenti merokok apalagi sampai ‘tega’ mendemokan rokok di hadapan keluarga dan masyarakat umum. Kata pujangga, ‘Aku mengetahui suatu kejahatan bukan untuk berbuat kejahatan, tapi untuk menjaga diri agar tidak melakukannya.’

 

Tembakau

Dia adalah sejenis tumbuhan dari bangsa Terong, memiliki batang berwarna gelap dan berbentuk silinder, daunnya berbentuk lonjong besar dan agak lengket, berbau tak sedap dan  menyengar, di dalamnya terkandung berbagai unsur, di antaranya : nikotin, baridin, potas, nikotianin, kililidin, edrogen, karbon oksida, asam prosik. Semuanya merupakan racun yang membahayakan. [at-Tadkhin oleh Musthafa Muharram hal. 11].

 

Sekilas Sejarah Rokok

Tembakau pertama kali berasal dari benua Amerika, hingga sekarang tidak diketahui pasti kapan penduduk benua itu mulai mengkonsumsi tembakau. Di sebagian penggalian arkeologi di Amerika ditemukan pipa rokok keramik yang menunjukkan tahun sekitar 600 SM (Sebelum Masehi).

 

Ketika Christopper Colombus bersama orang dari Spanyol tiba pertama kali di Amerika Tengah sebagai penemuan benua baru tahun  1492 M, mereka sudah mengenal rokok, maka setelah itu menyebarlah rokok di benua  Eropa. [Hisyam Al-Khatib dan Imad Al-Khatib dalam At-Tadkhin wa Jismul Insan hal.9]

 

Ada yang mengatakan bahwa kalimat tembakau berasal dari kata “Tobago” yang berarti pipa rokok dalam bahasa Indian, ada juga yang mengatakan bahwa “Tobago”  adalah nama sebuah pulau di teluk Meksiko yang terdapat padanya tembakau dan kemudian dibawa ke Spanyol.

 

Unsur Kimia dalam Rokok

Rokok mengandung sekian banyak unsur kimiawi yang mengakibatkan banyak penyakit, akan kami sebutkan disini beberapa yang penting saja:

*     Nikotin: Merupakan unsur kimia beracun, memiliki susunan seperti alkali. Unsur inilah yang paling banyak pengaruhnya bagi para perokok (60 gram dari unsur ini, seandainya diberikan sekaligus kepada manusia lewat suntikan diurat nadinya, sudah cukup untuk mematikannya).

*     Ter/Tir: Benda yang lengket sejenis cat, biasa digunakan untuk pengaspalan jalan, Ter ini berguna untuk memberikan nyala pada tembakau, dapat mengakibatkan penyumbatan pada saluran pernapasan.

*     Karbon Monoksida dan Karbon Dioksida: zat yang juga sangat berbahaya ini   dihasilkan dari proses pembakaran tembakau dan  kertas pembungkus rokok tersebut.

*     Zat  Methol * Baridin * Nitrogen Oksida * Gas Amoniak Kaustik.

 

Sebab-sebab Merokok

Berdasarkan penelitian di Universitas Malik Sa’ud (Saudi Arabia),  kitapun dapat mengetahui sebab-sebab merokok yang paling penting, diantaranya:

1.    Anak yang mencontoh perbuatan bapaknya yang merokok dan dibolehkannya perbuatan mereka oleh orang tuanya.

2.    Bergaul bersama orang-orang yang merokok, khususnya pada usia menjelang dewasa.

3.    Ingin menampilkan rasa gagah pada usia muda.

4.    Rasa gelisah dan gundah yang diiringi dengan kekosongan rohani ditambah waktu luang menjadikan seseorang ingin lari darinya dengan berbagai macam cara.

5.    Tidak adanya  pemahaman  yang cukup tentang bahaya rokok.

6.    Lemahnya dorongan keimanan dalam hati sehingga membuat seseorang tidak memperdulikan apa yang akan menimpa dirinya.

 

 

Laporan Nyata Tentang Bahaya Rokok [Secara Singkat]

 

  1. Jumlah orang-orang yang meninggal setiap tahun diakibatkan rokok mencapai 2,5 juta orang di seluruh dunia. Artinya 5 % dari total jumlah orang yang meninggal tiap tahun. Sementara organisasi kesehatan dunia (WHO) mengalokasikan 1 % saja dari anggarannya untuk penanggulangan rokok.
  2. Penelitian dan pengkajian membuktikan bahwa rokok bertanggung jawab atas sekitar 90 % dari seluruh kondisi penyakit jantung demikian pula kangker paru-paru dan sejumlah macam kangker lain.
  3. Terbukti secara ilmiyah bahwa rokok merupakan terminal pertama kepada jalan heroin dimana didapati 90 % dari para pecandu heroin, mereka merokok secara berlebihan.
  4. Penelitian menetapkan bahwa di sana terdapat 400 materi hasil dari proses pembakaran tembakau dan materi-materi yang menutupinya.
  5. Para perokok lebih banyak terjangkit penyakit paru-paru basah dan radang paru-paru.
  6. Sesungguhnya rokok menyebabkan tersendatnya radang udara secara menahun.

 

 

Hukum Rokok

 

Para ulama’ telah mengeluarkan fatwa akan haramnya menghisap rokok. Hal itu karena melihat di dalamnya terdapat bahaya terhadap agama, dunia, masyarakat, dan kesehatan. Berikut akan kami kemukakan beberapa fatwa dari para ulama terkemuka tentang hukum rokok :

 

====================================================

‘Merokok hukumnya haram, begitu juga memperdagangkannya. Karena didalamnya terdapat sesuatu yang membahayakan, telah diriwayatkan  dalam sebuah hadits :‘Tidak (boleh melakukan/menggunakan sesuatu yang) berbahaya atau membahayakan.’ [Riwayat Ahmad dalam Musnadnya, Malik dan At-Tirmidzi].

 

Demikian juga (rokok diharamkan) karena termasuk sesuatu yang buruk (khabaits), sedangkan Allah ta’ala ketika menerangkan sifat Nabi-Nya Shalallahu ‘alaihi wasallam berfirman:  ‘Dia menghalalkan bagi mereka yang baik dan mengharamkan yang buruk.’  [QS. Al- A’raf : 175].

 

Panitia Tetap Lembaga Riset Ilmiah dan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia.

Ketua: Abdul Aziz bin Baz

Wakil Ketua: Abdurrazzak Afifi.

Anggota: Abdullah bin Ghudayyan –

Abdullah bin Quud.

 

====================================================

 

‘Merokok adalah haram berdasarkan dengan segala bentuk pertimbangan syariat. Lantaran merokok membahayakan bagi pelakunya dan orang yang ada disekitarnya. Bahkan keharaman merokok lebih keras dibanding keharaman meminum khamar [miras], karena khamer hanya membahayakan pada pelakunya semata, sedang merokok membahayakan orang yang ada disekitarnya tanpa ia menyadarinya. Dan ini valid secara keilmuan. Apabila di dalam hadits Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam melaknat peminum khamar, penjualnya, pembawanya, pemerasnya, yang terperas untuknya, dan yang dibawa dengannya, maka sesungguhnya laknat ini juga mencakup pada para perokok, lantaran besarnya bahaya yang ditimbulkan dari merokok. Apabila merokok diharamkan dalam syariat maka pekerjaan memperdagangkan, memproduksi, menjual dan yang membeli termasuk dari bagian yang diharamkan secara pasti …’

 

Dr. Nasir Fârid

Mufti Republik Arab Mesir

[Dalam wawancaranya yang termuat di koran Al-Ahram pada tanggal 29 Maret 2000 M.]

 

====================================================

 

‘Merokok diharamkan, begitu juga halnya dengan Syisyah, dalilnya adalah firman Allah Ta’ala, ‘Jangan kalian bunuh diri kalian sendiri, sesungguhnya Allah Maha Penyayang terhadap diri kalian.’ [QS. an-Nisa : 29] dan Allah berfirman, ‘ Jangan kalian lemparkan diri kalian dalam kehancuran.’ [QS. al-Baqarah : 195].

 

Dunia kedokteran telah membuktikan bahwa mengkonsumsi barang ini dapat membahayakan, jika membahayakan maka hukumnya haram. Dalil lainnya adalah firman Allah Ta’ala, ‘Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan.’ [QS. an Nisa : 5].

 

Kita dilarang menyerahkan harta kita kepada mereka yang tidak sempurna akalnya karena pemborosan yang mereka lakukan. Tidak diragukan lagi bahwa mengeluarkan harta untuk membeli rokok atau syisyah merupakan pemborosan dan merusak bagi dirinya, maka berdasarkan ayat ini hal tersebut dilarang.

 

Sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam juga menunjukkan pelarangan terhadap pengeluaran harta yang sia-sia, dan mengeluarkan harta untuk hal ini (rokok dan syisyah) termasuk menyia-nyiakan harta. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Tidak (boleh melakukan/menggunakan sesuatu yang) berbahaya atau membahayakan.’

 

Asy-Syaikh Muhammad bin Sholeh bin ‘Utsaimin –Rahimahullah-

Anggota Lembaga Majlis Ulama Kerajaan Saudi Arabia

 

====================================================

 

Telah dikeluarkan sebuah fatwa dengan nomor: 1407, tanggal 9/11/1396H, dari Panitia Tetap Lembaga Riset Ilmiah dan Fatwa di Riyadh, sebagai berikut:

 

‘Tidak dihalalkan memperdagangkan rokok dan segala sesuatu yang diharamkam karena dia termasuk sesuatu yang buruk dan  mendatangkan bahaya pada tubuh, rohani dan harta. Jika seseorang hendak mengeluarkan hartanya untuk pergi haji atau menginfakkannya pada jalan kebaikan, maka dia harus berusaha membersihkan hartanya untuk dia keluarkan  untuk beribadah haji atau diinfakkan kepada jalan kebaikan, berdasarkan umumnya firman Allah Ta’ala, ‘Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (dijalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata darinya.’ [QS. Al Baqarah : 267]. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam berasabda, ‘Sesungguhnya Allah Maha Baik, tidak akan menerima kecuali yang baik…’ [al-Hadits].

 

 

Abu Halbas Muhammad Ayyub

Jember, Rabi’ul Akhir 1433 H.

 

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: