//
you're reading...
Akhlak

Bersin Berulang-ulang


Soal:

Jika saudara kita bersin berulang-ulang apakah kita tetap dianjurkan mengucapkan Yarhamukallah kepadanya?

 

Jawab:

Tasmiyatul ‘Athis (Mendo’akan orang yang bersin dengan do’a ‘Yarhamukallah’) adalah wajib hukumnya. Dari Barra’ bin Azib Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata, ‘Kami diperintahkan pada tujuh hal dan kami dilarang dari tujuh hal pula,’ dan di antara point perintah tersebut, ‘Kami diperintahkan menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, mendo’akan orang yang bersin…’ [HR. al-Bukhari 6222].

Namun, perlu Anda ingat, bahwa mendo’akan orang yang bersin hanya berlaku ketika orang yang bersin tersebut membaca ‘Alhamdulillah’. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

إِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَحَمِدَ اللَّهَ، فَشَمِّتُوهُ فَإِنْ لَـمْ يَحْمَدْ اللهَ فَلَا تُشَمِّتُوهُ

Apabila salah seorang di antara kalian bersin lalu ia memuji Allah (membaca Alhamdulillah) maka bertasymit-lah untuknya (yaitu bacalah Yarhamukallah), adapun jika ia tidak memuji Allah maka janganlah bertasymit untuknya.’ [HR. Muslim 2992].

 

Bersin Secara Beruntun

Jika orang tersebut bersin terus-menerus secara beruntun maka Anda hanya berkewajiban bertasymit pada hitungan yang ketiga saja. Adapun jika bersinnya melebihi dari tiga hitungan maka Anda tidak berkewajiban untuk ber-tasymit lagi. Karena orang tersebut terkena penyakit flu dan ia butuh dengan do’a kesembuhan. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Orang yang bersin dido’akan tiga kali, jika lebih dari itu maka ia terkena flu.’ [Shahih. HR. Ibnu Majah 3714, Shahih Sunan Ibnu Majah 2993].

Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu secara marfu’ ia berkata, ‘Do’akanlah untuk saudaramu yang bersin tiga kali, jika lebih dari itu maka ia terkena flu.’ [Shahih. Diriwayatkan  oleh Abu Dawud 5034, Ibnu Majah 3713, dan al-Bukhari dalam Adabul Mufrad 965. Dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Adabul Mufrad 939].

 

Kesimpulan

Jika seseorang di hadapan Anda bersin secara berulang-ulang, maka kewajiban mendo’akan dengan ucapan yarhamukallah hanya untuk tiga bersin saja. Wallahu A’lam.

 

Abu Halbas Muhammad Ayyub

Rajab 1433 H. Jember – Indonesia.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: