//
you're reading...
Fiqih

Agenda Harian Di Bulan Ramadhan


Berikut amalan-amalan harian yang dapat dilakukan seorang muslim pada siang dan malamnya di bulan Ramadhan :

 

  • Jika adzan Shubuh telah berkumandang, lakukanlah shalat  sunnah dua rakaat qabliyah Shubuh di rumah, lalu berbaringlah sejenak pada rusuk kanan, selanjutnya keluar dari rumah menuju masjid.

 

  • Sesampai di masjid, lakukan shalat tahiyyatul masjid dua rakaat.

 

  • Berdo’alah di antara adzan dan iqamah, dan jika waktu masih tersisa panjang maka bacalah al-Qur’an.

 

  • Berdiam di masjid setelah mengerjakan shalat Shubuh untuk membaca dzikir pagi, kemudian membaca al-Qur’an satu juz hingga matahari terbit. Satu hal yang perlu diingat, hindari obrol-obrol dengan orang lain.

 

  • Shalat Dhuha dua rakaat, kemudian baru keluar dari masjid.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Barangsiapa yang mengerjakan shalat Shubuh dengan berjama’ah, lalu duduk berdzikir kepada Allah sampai matahari terbit dan kemudian mengerjakan shalat dua rakaat, maka pahala shalat itu baginya seperti pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya.’ [Hasan Lighairihi. HR. at-Tirmidzi dan dihasankan oleh Syaikh al-Albany dalam Shahih Sunan at-Tirmidzi 1/182].

 

  • Pergi ke tempat kerja, ke sekolah, atau ke kampus.

 

  • Jika Anda pergi ke tempat kerja, jangan lupa untuk selalu berdzikir dan jangan berbicara dengan orang lain, kecuali dalam hal-hal yang diridhai oleh Allah Ta’ala.

Di antara dzikir yang bisa Anda amalkan adalah ucapan ‘Subhanallahil Adzim wa Bihamdihi.

Tentang dzikir ini, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Barangsiapa mengucapkan “Subhanallahil Adzim wa Bihamdihi”, maka telah ditanam untuknya sebuah pohon kurma di Syurga.’ [Shahih. HR. at-Tirmidzi 5/511 dan dishahihkan oleh al-Albany di dalam Shahih al-Jami’ 4629].

Dan di dalam hadits lain disebutkan, ‘Pohon kurma di Syurga itu batangnya terbuat dari emas.’ [Shahih. HR. at-Tirmidzi 4/671 dan dishahihkan oleh al-Albany di dalam Shahih al-Jami’ 5637].

Lakukan pekerjaan Anda dengan sebaik-baiknya, jangan merusak puasa Anda, dan jaga perilaku Anda. Hindari bercanda, berkata jorok, ghibah, namimah, dan berbohong. Bacalah al-Qur’an satu juz sebelum dan sesudah shalat Dhuhur.

 

  • Jika Anda telah sampai di rumah, Anda bisa tidur selama dua jam. Lalu bangun, dan setelah itu Anda bisa membaca al-Qur’an dan berdzikir hingga datang shalat Ashar.

 

  • Seusai shalat Ashar adakan semacam pengajian al-Qur’an di rumah bersama-sama keluarga. Bacalah al-Qur’an hingga Maghrib tiba.

 

  • Lalu berbukalah dengan tiga butir kurma atau segelas air putih dan tidak lupa berdo’a kepada Allah Ta’ala karena pada waktu-waktu seperti itu, do’a akan dikabulkan. Kemudian berangkatlah ke masjid untuk mengerjakan shalat Maghrib secara berjama’ah.

 

  • Saat berangkat ke masjid, Anda bisa membawa sejumlah kurma atau juice hingga Anda bisa memberikannya kepada orang-orang yang ada di masjid yang belum sempat berbuka. Dan lebih baik lagi jika makanan tersebut telah diantarkan ke masjid sebelum waktu berbuka tiba.

 

  • Lalu mengerjakan shalat Maghrib dan pulang ke rumah untuk makan malam bersama keluarga.

 

  • Cepat-cepat berangkat ke masjid untuk mengerjakan shalat Isya’ agar Anda bisa mendapatkan tempat di belakang imam.

 

  • Pulanglah ke rumah dan bacalah al-Qur’an satu juz lagi.

 

  • Tidurlah hingga jam dua malam.

 

  • Bangun dan bacalah al-Qur’an sebanyak-banyaknya.

 

  • Makan sahur setengah jam sebelum Shubuh.

 

 

Abu Halbas Muhammad Ayyub

Jember 1429 H.

 š›—–œ

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: