//
you're reading...
Akhlak

Adab-Adab ‘Ied


 

Berikut adab-adab yang harus dipelihara bagi mereka yang berangkat ke tanah lapang :

 

1)       Disunnahkan mandi sebelum berangkat.

Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu pernah ditanya tentang mandi sunnah, beliau menjawab, ‘Pada hari Jum’at, hari Arafah, hari raya ‘Iedul ‘Adh-ha, dan hari raya ‘Iedul Fithri.’ [Shahih. HR. Syafi’i 114].

 

2)     Berhias dan memakai pakaian yang paling bagus.

Umar Radhiyallahu ‘anhu pernah membawa jubah dari istabrok yangd dibelinya di pasar dan memberikannya kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata, ‘Wahai Rasulullah, belilah ini yang bisa engkau pakai ketika hari raya dan menemui utusan luar.’ [HR. Bukhari dan Muslim].

 

3)     Makan sebelum berangkat ke tanah lapang.

Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, ‘Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam makan beberapa butir kurma sebelum berangkat shalat ‘Iedul Fithri.’ [HR. Bukhari 953 dan at-Tirmidzi 543].

 

4)     Takbir tatkala berangkat ke tanah lapang.

Adalah Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam keluar pada hari raya ‘Iedul Fithri sambil bertakbir hingga sampai ke tanah lapang dan bahkan sampai melaksanakan shalat.’ [Hasan. HR. Ibnu Abi Syaibah 2/1 dan ia memiliki penguat].

 

Adapun lafadz takbirnya adalah seperti yang dikumandangkan oleh Ibnu Mas’ud, ‘Allâhu Akbar, Allâhu Akbar, Lâ Ilâha Illallâh Wallâhu Akbar, Allâhu Akbar wa Lillâhil Hamd.’ [HR. Ibnu Abi Syaibah 2/168 dan al-Baihaqi 3/315. Sanadnya adalah shahih].

 

Atau, ‘Allâhu Akbar, Allâhu Akbar, Allâhu Akbar Kabîra.’ [HR. Abdur Razzaq dari Salman dengan sanad yang shahih].

 

5)     Mengambil jalan yang berbeda ketika pergi dan pulang dari tanah lapang.

Jâbir Radhiyallahu ‘anhu berkata, ‘Adalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pada waktu ‘Ied membedakan jalan (antara pulang dan pergi).’ [HR. Bukhari 986].

 

6)     Diperbolehkan mengucapkan “Taqabbalallâhu Minna wa Minka” antara satu dengan yang lainnya di saat bertemu.

Dari Jubair bin Nufair, ia berkata, ‘Para shahabat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam ketika mereka bertemu satu sama lain, mereka mengucapkan “Taqabbalallâhu Minna wa Minka”.’ [Fathul Bâri’].

 

 

Abu Halbas Muhammad Ayyub

Jember 1429 H.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: