//
you're reading...
Fiqih

Lailatul Qadr


Di antara keutamaan yang dimiliki bulan Ramadhan adalah bahwa di bulan ini terdapat malam yang lebih utama dari seribu bulan (83 tahun 4 bulan); yaitu malam Lailatul Qadar. [Lihat al-Qur’an surat al-Qadar ayat 1-5].

 

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang agung. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, ditakdirkan semua rezeki, ajal, dan keadaan untuk tahun itu.

 

Malam Lailatul Qadar akan tetap ada selamanya, sampai akhir masa. Ia terjadi pada setiap tahun, hanya satu malam; yaitu di malam ganjil di sepuluh terakhir Ramadhan. Dan pendapat yang paling kuat bahwa ia tidak dapat dikhususkan satu malam saja dari setiap tahun, bahkan bisa saja berganti-ganti. Misalnya; tahun ini malam 27, tahun berikutnya malam 25 atau malam 23 sesuai dengan kehendak Allah Ta’ala.

 

Disunnahkan untuk menghidupkan malam ini dengan memperbanyak amal ibadah serta memperbanyak do’a. Dan do’a tersebut adalah, ‘Allahumma Innaka ‘Afuwwun Tuhibbul ‘Afwa Fa’fu ‘Anni (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampun, maka ampunilah aku).’ [Shahih].

 

Dan di antara tanda-tanda Lailatul Qadar adalah malam tampak indah, cerah, tidak panas dan juga tidak dingin, keesokan harinya cahaya sinar matahari melemah kemerah-merahan.

 

Abu Halbas Muhammad Ayyub

Jember 1429 H.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: