//
you're reading...
Akhlak

Sambut Ramadhan


Pembaca yang budiman, Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitabnya Lathaiful Ma’arif hal. 196-203 menulis:

“Dahulu, ketika datang bulan Ramadhan, ummat Islam senantiasa berdo’a, ‘Ya Allah, bulan Ramadhan telah menaungi kami dan telah hadir maka serahkanlah ia kepada kami dan serahkanlah kami kepadanya. Karuniailah kami kemampuan untuk berpuasa dan shalat di dalamnya, karuniailah kami di dalamnya kesungguhan, semangat, kekuatan dan sikap rajin, lalu lindungilah kami di dalamnya dari berbagai fitnah.

Mereka berdo’a kepada Allah selama enam bulan (berikutnya) mereka berdo’a agar puasanya diterima. Di antara do’a mereka itu adalah, ‘Ya Allah serahkanlah aku kepada Ramadhan, dan serahkanlah Ramadhan kepadaku, dan engkau menerimanya dari padaku dengan rela.

Pembaca yang budiman – semoga Allah merahmati kita semua – begitulah mereka dalam menyambut Ramadhan dan begitu pulalah mereka melepasnya. Dan seperti itulah mestinya kita berbuat. Ingat, setiap pohon akan berbuah di kala musimnya tiba dan petani akan memanfaatkan moment itu sebaik-baiknya. Jika kita tidak memanfaatkan bulan Ramadhan dengan baik maka kita telah kehilangan masa memanen dan kita akan menjadi manusia yang paling merugi. Ingat-ingatlah, bahwa di bulan Ramadhan pintu Syurga dibuka dan pintu Neraka ditutup rapat, pahala berlipat ganda, dan di sana ada banyak amalan penyebab terampuninya dosa. Jika tidak memanen bulan itu, lalu kapan lagi wahai hamba Allah.

 

Abu Halbas Muhammad Ayyub

Jember 1429 H.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: