//
you're reading...
Manhaj

Mengenal Hakikat Islam


Soal:   Banyak orang yang membicangkan tentang tema ‘Islam’, dari yang konservatif hingga pluralisme. Sebenarnya saya juga ingin turut andil memperkenalkan Islam yang benar kepada generasi ini, namun apa daya bekal ilmu belum memenuhi takaran dan timbangan [alias masih minim]. Mohon kiranya kami diberi sedikit bekal untuk mengenal Islam secara global.  [Hamba Allah – Di Bumi Allah, Jember]

 

Jawab :

Ketahuilah, bahwa kerusakan itu muncul bermula akibat prinsip-prinsip agama terabaikan. Ketika tauhid tidak lagi mengakar dalam jiwa, ketika ke ikhlasan sudah tidak lagi menjadi jalan hidup, syariat Islam dicampakkan, sunnah Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak lagi menjadi pedoman, dan ketika orang-orang sudah tidak sudi menyucikan jiwa dan menerapkan ajaran suci agama karena sibuk mengejar materi dan kesenangan dunia.

Fenomena diatas tengah menjangkiti ummat ini, banyak diantara kaum muslimin hanya mengenal Islam hanya sekedar namanya saja sedang prinsip-prinsip keagamaan tidak mereka ketahui yang akibatnya mereka melanggar prinsip-prinsip tersebut tanpa mereka sadari.

Sebagai peringatan dan nasehat kepada ummat, maka pada kesempatan ini kami akan memperkenalkan kepada anda [penanya] dan kaum muslimin seluruhnya tentang beberapa hakikat dari agama Islam yang kita anut ini:

 

AGAMA ISLAM

Islam adalah agama yang difardhukan Allah Subhanahu wa Ta’ala atas manusia dan jin; bahwa ia satu-satunya agama Allah; bahwa ia menghapus atau mengganti semua syariat, dan tidak ada satu agama pun sesudahnya yang menghapus dan menggantinya selama-lamanya. Barangsiapa yang mengingkari ini, ia kafir menurut ijmâ` [konsensus] ulama.

 

MAKNA ISLAM

     Islam adalah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah dengan mengesakan-Nya dan melaksanakan syariat-Nya dengan penuh

ketaatan, dan melepas diri dari kesyirikan serta para pelakunya. Siapa saja yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, maka ia seorang muslim, dan siapa saja yang menyerahkan dirinya kepada Allah dan kepada yang lain-Nya, maka ia seorang musyrik. Dan seorang yang tidak menyerahkan diri kepada Allah, maka ia seorang kafir yang sombong. Allah Ta’ala berfirman, ‘[Tidak demikian], bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada ke khawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.’[QS. Al-Baqarah: 112]

 

ISLAM ADALAH AGAMA SEMUA PARA NABI DAN RASUL

            Semua Nabi dan Rasul dari Adam dan Nuh hingga Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah muslim, mukmin, dan mengesakan Allah. Tidak ada yang disebut dengan Nabi Yahudi atau Nabi Nashrani atau Nabi lainnya, yang ada adalah Nabi Islam! Maka perhatikan ayat-ayat berkut ini;

  1. Nabi Nuh Alaihis Salam berkata, ‘Dan aku disuruh supaya aku termasuk golongan orang-orang yang muslim [berserah diri kepada Allah].’ [QS. Yunus 72]
  2. Nabi Ibrahim berkata, ‘Ketika Tuhannya berfirman kepadanya, ‘Berislamlah [tunduk patuhlah]  Ibrahim menjawab, ‘Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam.’ [QS. Al-Baqarah 131].
  3. Al-Qur’an dengan tegas menolak pernyataan jika Ibrahim itu Yahudi atau Nashrani. Allah berfirman, ‘Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan pula seorang Nasrani , akan tetapi dia adalah seorang yang lurus [Hanif] lagi berserah diri [muslim] dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.’ [QS. Ali Imran 67]

4. Nabi Ya’qub [Israil] berwasiat kepada anak-anaknya agar mereka mati dalam keadaan Islam. Allah Ta’ala berfirman, ‘Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. (Ibrahim) berkata, ‘Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam.’ [QS. Al-Baqarah 132]

5. Ketika para pembela-pembela Nabi Isa [Hawariyyun] masuk Islam mereka berkata, ‘Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai Rasul) sesungguhnya kami adalah orang-orang muslim [yang patuh].’ [QS. Al-Maidah 111].

6. Allah memerintahkan kepada penutup para Nabi dan Rasul yaitu Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam untuk mengumumkan hal itu. Allah berfirman kepadanya, ‘Katakanlah [Muhammad]: Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya, dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri [Islam].’ [QS. Al-An’am 162-163].

 

DAKWAH PARA NABI DAN RASUL MENYERU PADA TAUHID

            Dakwah semua Nabi dan Rasul adalah menyeru pada tauhid [mengesakan] Allah. Mereka mengajak kaum  mereka untuk mengesakan Allah dan melarang mereka menyekutukan Allah Ta’ala. Maka tidak ada seorang Nabi pun yang mengajak kaumnya untuk menyembah atau menjadikan Tuhan yang lain bersanding dengan Allah atau sebagai Tuhan selain Allah. Nuh Alaihis Salam berkata, ‘Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya.’ [QS. Al-A’raf: 59]. Hud Alaihis Salam berkata, ‘Hai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selainnya.’ [QS. Al-A’raf 65] Dan Nabi Syuaib berkata, ‘Hai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selainnya.’ [QS. Al-A’raf 85].

 

ISLAM ADALAH AGAMA YANG BENAR SELAINNYA ADALAH BATIL

            Agama Islam adalah agama yang benar dan satu-satunya agama yang diterima Allah, kepercayaan selain Islam tidak akan diterima oleh Allah. Allah Ta’ala berfirman, ‘Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.’ [QS. Ali Imran 85]. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Demi yang diri Muhammad ada di tangan Allah, tidaklah mendengar seorang dari ummat Yahudi dan Nashrani yang mendengar di utusnya Muhammad, kemudian dia mati dalam keadaan tidak beriman dengan apa yang di utus dengannya (Islam), niscaya dia termasuk penghuni neraka.’ [HR. Muslim 153].

 

ISLAM DIBANGUN ATAS LIMA DASAR

            Islam dibangun [didirikan] atas lima hal: 1. Bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah dengan benar melainkan hanya Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. 2. Mendirikan shalat. 3. Membayar zakat. 4. Berpuasa di bulan Ramadhan dan 5. Menunaikan haji ke Baitullah.

 

ISLAM COCOK DAN SESUAI UNTUK SETIAP MASA, TEMPAT DAN KONDISI UMMAT

            Islam dikatakan cocok dan sesuai di setiap masa, tempat dan kondisi ummat maksudnya adalah berpegang teguh kepada Islam tidak akan menghilangkan kemashlahatan ummat bahkan, dengan Islam ini ummat akan menjadi baik, sejahtera, aman dan sentausa. Allah Ta’ala berfirman, ‘Dan Kami turunkan kepadamu Al-Qur`an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain…’ [QS. Al-Maidah 48]

 

BERPEGANG TEGUH PADA AJARAN ISLAM PENYEBAB KEMENANGAN

Allah menjanjikan kemenangan kepada orang yang berpegang teguh kepada agama ini dengan baik, namun dengan syarat mereka harus mentauhidkan Allah, menjauhkan segala perbuatan syirik, menuntut ilmu syar’i dan mengamalkan amal shalih. Allah Ta’ala berfirman, ‘Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan merubah (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang yang fasik.’ [QS. An-Nuur 55].

 

ISLAM MENGAJAK PADA AKHLAK YANG MULIA

            Islam memerintahkan agar berakhlak yang mulia, bermoral baik dan melarang bermoral buruk. Islam juga memerintahkan setiap perbuatan baik, dan melarang perbuatan buruk. Allah Ta’ala berfirman, ‘Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.’ [QS. An-Nahl 90].

 

Demikianlah beberapa hakikat tentang agama Islam ini, mudah-mudahan ini cukup untuk mendakwakan tentang Islam yang mulia ini.

Jember, 1433 H.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: