//
you're reading...
Fiqih

Dua Rakaat Fajar


Soal:

Benarkah shalat sunnah qabliyah fajar itu dilaksanakan sebelum terbitnya fajar shubuh (sebelum masuknya waktu shubuh)? Mohon penjelasannya, mengingat dikampung kami ada seorang ustadz yang mengatakan bahwa qabliyah fajar itu dilakukan sebelum masuk waktu shubuh.

 

Jawab:

Shalat dua rakaat fajar adalah shalat yang keutamaannya melebihi dunia dan isinya. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

ﺭﻜﻌﺘﺎ ﺍﻠﻔﺠﺭﺧﻴﺭﻤﻥ ﺍﻠﺪﻨﻴﺎ ﻮﻤﺎ ﻔﻴﻬﺎ

‘Dua rakaat fajar adalah lebih baik daripada dunia dan isinya.’ [HR. Muslim].

Shalat dua rakaat fajar adalah salah satu dari shalat-shalat sunnah yang ditekankan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam dan hal itu dibuktikan langsung dengan perbuatannya.

‘Tidak ada yang lebih diperhatikan oleh Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam dari shalat-shalat sunnah melebihi shalat dua rakaat fajar.’ [HR. Bukhari dan Muslim].

Hadits di atas menerangkan bahwa dua rakaat fajar adalah bagian dari shalat sunnah, bukan shalat wajib.

 

Waktu Pelaksanaan

Shalat sunnah dua rakaat fajar dikerjakan setelah adzan Shubuh berkumandang (yaitu setelah fajar terbit) bukan sebelumnya. Banyak riwayat yang menerangkan tentang itu. Di antaranya :

Dari ‘Aisyah ia berkata, ‘Adalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam shalat dua rakaat fajar apabila beliau telah mendengar adzan dan beliau meringankan (bacaan) di dua rakaat tersebut. Dan dalam satu riwayat, ‘(beliau shalat sunnah dua rakaat fajar) apabila fajar telah terbit.’ [HR. Muslim dengan Syarahnya Imam an-Nawawie 6 hal. 5].

Imam an-Nawawie berkata dalam menjelaskan maksud hadits di atas, ‘Dalam hadits tersebut menerangkan bahwa shalat sunnah Shubuh waktunya belum masuk kecuali setelah terbit fajar.’ [Lihat Muslim Syarah an-Nawawie 6/5].

Untuk lebih jelasnya lagi, perhatikan riwayat berikut tentang kisah ‘telatnya’ Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam dan para shahabatnya dalam melaksanakan shalat Shubuh hingga mereka melaksanakannya ketika matahari telah terbit. Dalam keadaan ‘telat’ seperti itu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada mereka :

ﺇﻔﻌﻠﻮﺍ ﻛﻤﺎ ﻛﻨﺘﻢ ﺘﻔﻌﻠﻮﻦ . ﻗﺎﻝ ﻔﻌﻠﻨﺎ . ﻗﺎﻝ : ﻔﻛﺬﻠﻚ ﻔﺎﻔﻌﻠﻮﺍ ﻠﻤﻦ ﻨﺎﻢ ﺃﻮ ﻨﺴﻲ

‘Lakukanlah (shalatlah) sebagaimana yang pernah kalian lakukan (ketika tidak dalam keadaan telat).’ Lalu berkata (Ibnu Mas’ud), ‘Lalu kamipun melakukannya.’ Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Maka lakukanlah hal yang serupa bagi yang tertidur atau yang terlupa.’ [HR. Abu Dawud. Lihat Bazlul Majhud 3/275].

Dan yang dilakukan para shahabat ketika telat tersebut adalah beradzan, berwudhu, shalat sunnah dua rakaat fajar, iqamah, lalu shalat Shubuh. Perhatikan riwayat berikut :

‘Kemudian Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan Bilal (beradzan). Lalu Bilalpun beradzan, kemudian mereka para shahabat berwudhu lalu melaksanakan shalat dua rakaat fajar, kemudian Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan Bilal untuk iqamah, lalu Bilalpun beriqamah lalu Rasulullahpun mengimami mereka shalat Shubuh.’ [HR. Abu Dawud. Lihat Bahzul Majhud 3/271].

Dua riwayat di atas sangat jelas menunjukkan bahwa dua rakaat fajar itu dilaksanakan setelah adzan Shubuh. Adapun pendapat yang mengatakan bahwa ia dikerjakan sebelum adzan Shubuh atau dikerjakan sebelum masuk waktu shalat Shubuh adalah pendapat yang lemah dan tidak berdasar. Apalagi sampai mengatakan bhawa ‘Shalat sunnah dua rakaat fajar berbeda dengan shalat sunnah dua rakaat sebelum Shubuh (qabliyah Shubuh).’ Ingat, shalat dua rakaat fajar adalah sama istilahnya dengan : qablash Shubhi, Sunnatus Shubhi, qablal Ghadaat, atau qablal Fajri.

 

Kesimpulan

1) Shalat dua rakaat fajar adalah bagian dari shalat-shalat sunnah.

2) Waktu pelaksanaannya adalah setelah masuk waktu Shubuh (setelah terbit fajar) bukan sebelumnya.

3) Tidak ada perbedaan antara dua rakaat fajar dengan dua rakaat sebelum (qabla) Shubuh.

 

 

 

Jember,2009

 

 

Abu Halbas Muhammad Ayyub

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: