//
you're reading...
Akhlak

Mendoakan Kejelekan


Soal:

Bolehkan saya mendoakan keburukan kepada orang yang mendzalimi saya? [Jember]

 

Jawab:

Memaafkan, itulah penyelesaian yang terbaik bagi orang yang teraniaya (terdzalimi). Dengan begitu, Allah Ta’ala akan menjadi pembela Anda karena Allah Ta’ala selalu membela orang yang teraniaya. Apalagi memberi maaf adalah termasuk karakter orang-orang yang baik. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِين

‘Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang.  Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.’ [QS. Ali-Imran : 134].

 

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

مَا تَجَرَّعَ عَبْدٌ جَرْعَةً أَفْضَلَ عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ جَرْعَةٍ غَيْظٍ يَكْظِمُهَا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ تَعَالَى

Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah yang ditelan oleh seorang hamba daripada kemarahan yang ia tahan untuk mendapat ridha Allah Ta’ala.’ [Shahih. HR. Ahmad dan Ibnu Majah].

 

Namun, kadangkala, pemaafan yang diberikan tidak dapat menyelesaikan masalah, bahkan sang penganiaya terus-menerus dalam menindas. Pemaafan yang diberikan dipahami sebagai ketidakberdayaan, bahkan dianggap sebagai bentuk penyerahan diri pada penindas. Ingat, jiwa manusia tidak selamanya sanggup bertahan dan berdasar menghadapi penindasan. Jika yang teraniaya menuntut haknya sesuai kadar ketertindasannya, maka hal itu dibenarkan oleh syari’at. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

 

 وَلَمَنِ انتَصَرَ بَعْدَ ظُلْمِهِ فَأُوْلَئِكَ مَا عَلَيْهِم مِّن سَبِيلٍ

‘Dan sesungguhnya orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada satupun dosa atas mereka.’ [QS. asy-Syura : 41].

 

Begitu juga, jika orang yang dianiaya sampai memanjatkan ‘doa kejelekan’ kepada orang yang menganiayanya, maka hal itu bukanlah dianggap sebagai kedzaliman. Bahkan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pernah melakukan hal itu ketika beliau mendapat tekanan keras dari Abu Jahal cs. Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam berdo’a, ‘Ya Allah, tanganilah kaum Quraisy. Ya Allah, tanganilah Abu Jahal, Utbah bin Rabi’ah, Syaibah Ibn Rabi’ah, Walid Ibn Utbah, Umayyah Ibn Khalaf, dan Uqbah Ibn Abi Mu’ith.’ [HR. Bukhari dan Muslim].

 

Di antara para shahabat Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam pun, ada yang mendo’akan kejelekan bagi orang-orang yang menindas mereka. Inilah Said bin Zaid yang pernah mendo’akan Urwa bin Uwais ketika Urwa menuduhnya telah mengambil sesuatu dari tanahnya secara dzalim. Simak kisah lengkapnya berikut ini :

Dari Hisyam bin Urwa, dari ayahnya ia berkata : Urwa bin Uwais menuduh Said bin Zaid mengambil sesuatu dari tanahnya. Urwa memperkarakan kasus ini kepada Marwan Ibn Hakam. Said berkata, ‘Apakah mungkin aku mengambil sesuatu darinya setelah aku mendengar apa yang diucapkan Rasulullah ?’ Marwan berkata, ‘Apa yang engkau dengar dari Rasulullah ?’ Said menjawab : Aku mendengar Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Barangsiapa yang mengambil sejengkal tanah secara dzalim, maka dia akan dibelenggu dengan tujuh lapis bumi.’ Lalu Marwan berkata, ‘Aku tidak meminta bukti lagi darimu setelah ucapan itu.’ Said berkata, ‘Ya Allah, jika Urwa berdusta, butakanlah matanya dan matikanlah dia di tanahnya sendiri.’

Dia (perawi hadits) berkata, ‘Urwa neninggal dunia dalam keadaan buta. Ketika berjalan di pekarangannya, dia terperosok ke lubang, dan meninggal dunia.’ [HR. Muslim]

 

 

Kesimpulan

 

  • Memaafkan orang yang mendzalimi adalah perbuatan terpuji.

 

  • Orang yang didzalimi dibenarkan membela diri sesuai dengan kadar kedzaliman yang ia terima, dan dibenarkan pula mendo’akan kejelekan kepada yang mendzaliminya. Wallahu a’lam.

 

 

š›—–œ

Abu Halbas Muhammad Ayyub

Wuluhan-Jember 1436 H.

Diskusi

One thought on “Mendoakan Kejelekan

  1. Reblogged this on Ilmu Jannah and commented:
    Jika terdhalimi …

    Posted by Jusron | April 5, 2015, 10:50 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: