//
you're reading...
Fiqih

Posisi Tangan Mayit


Soal:

Adakah dasar kuat dari sunnah tentang anjuran meletakkan tangan kanan mayit diatas tangan kirinya diatas perutnya/dadanya saat hendak dikafani?

 

Jawab:

Sepanjang pengetahuan kami tidak ada satu dalil shahih pun yang menganjurkan cara demikian. Mengamalkannya dengan berkeyakinan bahwa hal itu adalah bagian dari sunnah maka termasuk dari perbuatan bid’ah. Yang benar bahwa perkaranya longgar; boleh diletakkan dengan cara seperti yang anda sebutkan dan boleh juga dengan cara menjulurkannya dengan meletakkan tangan kanannya  disamping kanan badannya dan tangan kirinya disamping kiri badannya.

 

Dalam kitab Nihâyatul Muhtaj Ilâ Syarhil Minhâj karya Muhammad bin Syihabuddin Ar-Ramli [2/464] tertulis:

( وَيُوضَعُ الْمَيِّتُ فَوْقَهَا ) أَيْ اللَّفَائِفِ بِرِفْقٍ ( مُسْتَلْقِيًا ) عَلَى قَفَاهُ وَيُجْعَلُ يَدَاهُ عَلَى صَدْرِهِ يُمْنَاهُ عَلَى يُسْرَاهُ أَوْ يُرْسَلَانِ فِي جَنْبِهِ ، أَيَّمَا فَعَلَ مِنْهُمَا فَحَسَنٌ )

“(Dan mayit diletakkan diatasnya) yaitu diatas tumpukan kain kafan dengan cara lembut (dalam keadaan terlentang) diatas tengkuknya dan kedua tangannya diletakkan diatas dadanya dimana tangan kanannya berada diatas tangan kirinya atau keduanya dijulurkan disisi badannya. Mana saja dari keduanya yang dilakukan maka sama bagusnya.”

 

Asy-Syarbini dalam kitab Mughni al-Muhtâj [4/229] berkata:

وهل تجعل يداه على صدره اليمنى على اليسرى أو يرسلان في جنبه لا نقل في ذلك فكل من ذلك حسن محصل للغرض

“Apakah kedua tangan mayit diletakkan diatas dadanya dimana tangan kanan berada diatas tangan kiri atau keduanya dijulurkan disamping sisi badannya? Tidak ada riwayat dalam hal ini, masing-masing dari kedua cara tersebut adalah baik dan sampai pada tujuan.”

 

Permasalahan yang serupa pernah ditanyakan kepada para ulama yang terkumpul dalam Lajnah Daimah untuk Fatwa yang berkedudukan di Arab Saudi [7/249], mereka mengatakan:

لا بأس بوضع يدي الميت عند تكفينه على صدره أو عن جانبيه, فالأمر في هذا واسع والحمد لله. وبالله التوفيق

“Tidak mengapa meletakkan kedua tangan mayit diatas dadanya saat dikafani atau menjulurkan keduanya di sisi badannya, urusan dalam hal ini longgar –walhamdulillahwabillâhi at-taufîq.”

 

Semoga bermanfaat.

 

 

 

Jember, 19 Jumadal Akhir 1436 H/ 08 April 2015 M.

Abu Halbas Muhammad Ayyub

 

 

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: